BANTUL – Perpustakaan Indraprastha SMA Negeri 1 Pundong menjalani proses reakreditasi penting, Senin (13/10/2025). Kegiatan yang dipandu Asesor Nurul Fahmayanti, S.IP., Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kulon Progo ini dihadiri langsung oleh Kepala Balai Dikmen Kabupaten Bantul, Ismunardi, S.Pd., M.M., didampingi Pengawas Baldik, Warsana, M.Pd., serta perwakilan Komite Sekolah.

Proses akreditasi yang seharusnya dilaksanakan tahun 2024 terpaksa tertunda setahun akibat dampak pembangunan gedung baru melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). “Status akreditasi kami sebenarnya sudah habis November 2024 lalu, namun kondisi fisik perpustakaan yang terdampak pembangunan memaksa kami menunda hingga kondisi benar-benar siap,” jelas Yakun Paristri, S.Pd., M.Pd., Kepala SMAN 1 Pundong.

Penyambutan asesor berlangsung khidmat dan meriah. Duta Baca sekolah bersama Duta Genre DIY menyambut dengan pengalungan kain batik dan tarian penyambutan. Kehadiran pejabat Balai Dikmen dan Komite Sekolah menegaskan dukungan penuh terhadap proses reakreditasi ini.

Proses penilaian yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 16.30 WIB mencakup 9 komponen penilaian sesuai standar nasional. Asesor melakukan penilaian mendalam terhadap koleksi, sarana prasarana, pelayanan, tenaga, penyelenggaraan, pengelolaan, inovasi, kegemaran membaca, hingga indeks pembangunan literasi.

Kepala Perpustakaan, Nur Rahmawati, M.Pd., menekankan pentingnya proses ini. “Reakreditasi bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik sesuai standar nasional. Semua komponen kami siapkan secara maksimal, mulai dari kelengkapan koleksi, kualitas pelayanan, hingga inovasi program literasi.”

Kepala Balai Dikmen Kabupaten Bantul, Ismunardi, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menyatakan apresiasi tinggi. “Kami mendukung penuh proses reakreditasi ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya layanan perpustakaan yang berstandar nasional.”

Pengawas Baldikmen Kab. Bantul, Warsana, M.Pd., menambahkan, “Proses ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sebagai sumber belajar utama di sekolah.”

Perwakilan Komite Sekolah juga menyampaikan dukungannya. “Kami sebagai komite akan terus mendukung pengembangan perpustakaan untuk menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas bagi siswa.”

Kepala Sekolah, Yakun Paristri, menegaskan, “Dengan terakreditasi, masyarakat dapat yakin bahwa perpustakaan kami memenuhi standar mutu nasional. Ini menjadi bukti komitmen seluruh stakeholder sekolah dalam mendukung budaya literasi.”

Hasil reakreditasi ini diharapkan menjadi landasan pengembangan perpustakaan yang lebih berkualitas. “Kami bertekad menjadikan perpustakaan sebagai jantung pendidikan di sekolah,” tutup Nur Rahmawati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *